Senin, 20 Februari 2012 By: Pray Nadeak

Ayah dan Anaknya

Suatu hari seorang ayah mengajak anaknya yang masih remaja untuk berjalan-jalan menikmati sejuknya pagi. Setelah setengah jam berlalu, merekapun berhenti tuk beristirahat. "Yah, mana jalan menuju tempat yang sangat indah yang sering ayah ceritakan itu?" tanya anaknya. "Kamu jalan sedikit ke sana, terus belok kiri,"   jawab sang ayah. Anak itu kemudian berjalan sendiri menuju ke tempat yang dimaksud sang ayah."Hah, ini jalan buntu !" keluh si anak. Memang benar, sebab di ujung jalan itu ada tembok yang berdiri kokoh. "Barangkali aku salah mengerti maksud ayah," pikir sang anak sambil menghibur diri. Dia berbalik dan menemui ayahnya dan bertanya sekali lagi, "Yah, dimana tempat yang sangat indah itu?"  Sang ayah tetap menunjuk ke arah yang sama. Anak itu berbalik dan kembali berjalan ke arah itu lagi. Namun lagi-lagi si anak hanya menemukan sebuah tembok yang menutupi jalan tersebut. Awalnya si anak berpikir bahwa ayahnya pasti bergurau. Akan tetapi, setelah beberapa kali, dia merasa bahwa ayahnya mempermainkannya. Untuk yang kesekian kalinya ia bertanya kepada ayahnya, kali ini dnegan nada suara yang menunjukkan kekesalannya. "Ayah, aku sudah menuruti petunjuk ayah, tetapi yang kutemui dari tadi hanyalah sebuah jalan buntu. Aku bertanya sekali lagi ayah, yang manakah jalan menuju ke tempat indah yang ayah maksud itu? Aku mohon ayah jangan berbohong lagi ya." sang ayahpun menjawab, "Di situlah jalan menuju ke tempat indah itu. Hanya beberapa langkah saja di balik tembok itu. Di situ ada banyak batu dan kamu harus bisa menyusunnya sehingga bisa digunakan untuk melewati tembok itu. Di balik tembok itulah ada tempat yang sangat indah itu."

Betapa sering kita gagal dalam suatu rintangan dan tidak berani mengatasinya. Masalah yang ada kita anggap sebagai sebuah tembok yang kokoh yang tidak mungkin untuk dilewati. Ditambah lagi dengan masalah-masalah kecil yang bagaikan batu-batu yang siap menghambat langkah kita. Lalu kita putus asa dan mundur atau berbalik arah. Janganlah lakukan itu! Jika Anda ingin menuju ke "tempat yang indah itu" (kesuksesan), tetaplah berdiri teguh dan maju terus untuk menghadapi segala rintangan yang ada. Tetaplah semangat menjalani hidup ini !

Orang yang bisa melihat kesempatan untuk menang dari masalah yang menghalanginya adalah orang yang sukses.
Sesungguhnya di balik setiap kesulitan ada kemudahan.

1 komentar:

gerilyastatistik mengatakan...

mantap bro ceritanya :)

Poskan Komentar